Hari: 18 April 2025

Tragis! Pemotor Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KA di Kediri

Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan kereta api wilayah Kediri, Jawa Timur, merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor. Ironisnya, hingga saat ini identitas korban belum diketahui. Peristiwa tragis

melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu tersebut. Diduga kurang berhati-hati atau tidak menyadari kedatangan kereta api, sepeda motor korban tertabrak kereta api [Sebutkan Nama Kereta Api Jika Ada Informasi Akurat] yang melaju dari arah [Sebutkan Arah Kereta Jika Ada Informasi Akurat].

Benturan keras mengakibatkan korban terpental dan mengalami luka parah di sekujur tubuh. Warga sekitar yang mendengar suara benturan langsung mendatangi lokasi kejadian dan mendapati korban sudah dalam kondisi mengenaskan. Sayangnya, tidak ditemukan kartu identitas atau petunjuk lain yang bisa mengungkap siapa korban sebenarnya.

Petugas kepolisian dari Polres [Sebutkan Nama Polres Jika Ada Informasi Akurat] yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan visum et repertum. Polisi juga mengamankan sepeda motor korban yang parah sebagai barang bukti.

dari pihak kepolisian menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan mengungkap identitas korban. “Kami masih mencari saksi-saksi lain dan berusaha mengidentifikasi korban melalui ciri-ciri fisik dan kendaraan yang digunakan,” ujarnya.

Kecelakaan tragis ini kembali menambah daftar panjang insiden serupa di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di wilayah Kediri. Minimnya pengamanan di perlintasan sebidang memang menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan. Meskipun sudah ada rambu-rambu peringatan, namun seringkali pengendara kurang waspada atau terburu-buru saat melintas.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak dilengkapi dengan palang pintu. Pastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum menyeberang. Selain itu, bagi masyarakat yang mengenali ciri-ciri korban atau mengetahui informasi terkait identitas korban, diharapkan segera menghubungi pihak kepolisian terdekatPihak kepolisian juga mengimbau kepada PT KAI dan pemerintah daerah setempat untuk lebih memperhatikan keamanan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu,

Menggugah Selera: Kelezatan Toge Goreng Khas Bogor yang Manis Gurih dan Bikin Nagih

Toge Goreng khas Bogor, selain terkenal dengan keindahan alam dan udaranya yang sejuk, juga memiliki kekayaan kuliner yang sayang untuk dilewatkan. Salah satu hidangan legendaris yang patut dicoba adalah toge goreng.

Sajian sederhana berbahan dasar tauge ini memiliki cita rasa unik yang memadukan manis, gurih, dan sedikit pedas, menjadikannya primadona kuliner jalanan di Kota Hujan.

Toge goreng khas Bogor berbeda dengan olahan tauge lainnya. Proses pembuatannya melibatkan perebusan tauge dan mie kuning yang kemudian diguyur dengan saus oncom yang khas.

Saus oncom ini terbuat dari fermentasi kacang kedelai yang memberikan rasa gurih dan sedikit pedas yang menggugah selera. Tambahan tauco, kecap manis, dan bumbu rempah lainnya semakin memperkaya cita rasa hidangan ini.

Biasanya, toge goreng disajikan dengan taburan bawang goreng renyah dan irisan daun kucai segar yang menambah aroma dan tekstur. Beberapa penjual juga menambahkan potongan lontong atau ketupat sebagai pelengkap yang mengenyangkan.

Sensasi hangat dari tauge dan mie yang baru digoreng, berpadu dengan manis gurihnya saus oncom, menciptakan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.

Mencicipi toge goreng khas Bogor adalah sebuah perjalanan rasa yang otentik. Hidangan ini bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari warisan kuliner Bogor yang patut dilestarikan.

Anda bisa dengan mudah menemukan pedagang toge goreng di berbagai sudut kota Bogor, mulai dari gerobak kaki lima hingga rumah makan sederhana. Harganya yang terjangkau menjadikannya pilihan kuliner yang ramah di kantong.

Jika Anda berkunjung ke Bogor, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati kelezatan toge goreng. Sensasi manis gurihnya saus oncom yang berpadu dengan tekstur renyah tauge dan lembutnya mie kuning pasti akan membuat Anda ketagihan.

Toge goreng khas Bogor adalah bukti bahwa kesederhanaan bahan dapat menghasilkan cita rasa yang luar biasa dan menjadi ikon kuliner yang dicintai banyak orang.

Setiap gigitan toge goreng Bogor menghadirkan harmoni rasa yang unik. Kehangatan tauge dan mie berpadu sempurna dengan kompleksitas rasa saus oncom yang kaya rempah.

Kejadian Tragis di Kediri: Sopir Truk Muntah Darah dan Tewas Seketika di SPBU

Sebuah kejadian mengejutkan dan tragis terjadi di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kediri, Jawa Timur, pada Jumat pagi, 18 April 2025. Seorang sopir truk ditemukan meninggal dunia secara mendadak setelah sempat mengalami muntah darah. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.45 WIB di SPBU yang terletak di Jalan Raya Surabaya-Kediri, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri ini sontak membuat panik para pekerja SPBU dan pengguna jalan yang sedang mengisi bahan bakar. Identitas sopir tewas tersebut diketahui bernama Bapak Slamet (58 tahun), warga asal Blitar.

Informasi yang dihimpun dari saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa Bapak Slamet baru saja selesai mengisi bahan bakar truknya dengan nomor polisi AG XXXX YY. Setelah memarkirkan truknya di area parkir SPBU, tiba-tiba korban terlihat keluar dari kabin dan mengalami muntah darah. Sopir tewas tersebut kemudian terjatuh dan tidak sadarkan diri. Para pekerja SPBU yang melihat kejadian itu segera berusaha memberikan pertolongan pertama dan menghubungi pihak kepolisian serta petugas medis. Namun, sayangnya, nyawa sopir tewas tersebut tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Petugas dari Polsek Gampengrejo dan tim medis dari Puskesmas Gampengrejo segera tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Menurut keterangan dari Kapolsek Gampengrejo, AKP Iwan Setiawan, yang ditemui di lokasi pada Jumat pagi, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian sopir tewas tersebut. “Kami telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya. Namun, untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban akan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Jenazah sopir tewas, Bapak Slamet, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk dilakukan visum et repertum. Pihak kepolisian mengimbau kepada para pengemudi, terutama yang melakukan perjalanan jauh, untuk selalu menjaga kondisi kesehatan dan beristirahat yang cukup agar kejadian serupa tidak terulang. Peristiwa tragis ini menjadi pengingat akan pentingnya memperhatikan kesehatan diri, terutama saat menjalankan pekerjaan yang menuntut fisik seperti menjadi seorang sopir truk.

Menggugah Hati! Warga Perumahan Kluster di Kediri Temukan Bayi Dibuang

Warga sebuah perumahan kluster di kawasan Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, digegerkan dengan temuan bayi yang dibuang di area taman perumahan pada Jumat pagi, 18 April 2025. Temuan bayi berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan baru berusia beberapa hari ini sontak membuat warga iba dan segera melaporkannya kepada pihak berwajib. Kondisi bayi saat ditemukan dalam keadaan terbungkus kain dan diletakkan di bangku taman. Pihak kepolisian dari Polsek Grogol segera mendatangi lokasi bayi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan membawa bayi malang tersebut ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

Menurut keterangan dari salah seorang warga perumahan yang pertama kali menemukan bayi tersebut, Ibu Rina (35 tahun), ia sedang berjalan pagi di sekitar taman perumahan sekitar pukul 06.00 WIB. Ia kemudian melihat bungkusan kain yang bergerak-gerak di atas bangku taman. Setelah didekati, betapa terkejutnya Ibu Rina mendapati seorang bayi laki-laki yang masih merah di dalamnya. Ibu Rina kemudian segera memberitahukan bayi tersebut kepada warga lainnya dan ketua RT setempat, yang kemudian dilanjutkan dengan laporan ke pihak kepolisian.

Petugas dari Polsek Grogol yang tiba di lokasi penemuan bayi segera melakukan identifikasi awal dan mengamankan area sekitar temuan bayi untuk kepentingan penyelidikan. Bayi laki-laki tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut. Berdasarkan pemeriksaan awal oleh tim medis, kondisi bayi dalam keadaan sehat meskipun sedikit kedinginan. Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari tahu siapa orang tua yang tega membuang bayi tak berdosa tersebut. Beberapa saksi dari warga perumahan juga telah dimintai keterangan terkait temuan bayi ini.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Grogol, AKP Harianto, membenarkan adanya temuan bayi yang dibuang di wilayah perumahan kluster tersebut. Pihaknya menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi. “Kami sangat menyayangkan tindakan tidak bertanggung jawab ini. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencari tahu siapa orang tua bayi ini. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait temuan bayi ini untuk segera melapor kepada pihak kepolisian,” tegas AKP Harianto. Sementara itu, bayi laki-laki tersebut saat ini dalam perawatan intensif di rumah sakit dan pihak Dinas Sosial Kabupaten Kediri juga telah berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut terkait temuan bayi ini.

© 2026 Harian Kediri

Theme by Anders NorenUp ↑