Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri di Jawa Timur mengambil terobosan taktis dalam mengantisipasi penyusutan debit air sungai dan sumur persawahan warga saat musim kering. Penerapan sistem pompadisasi pertanian dilakukan dengan mengoperasikan ratusan unit mesin pompa air bertenaga listrik dan surya yang mengambil air langsung dari aliran Sungai Brantas menuju saluran irigasi persawahan. Air kemudian didistribusikan secara merata ke lahan-lahan pertanian cabai, jagung, dan padi warga di berbagai desa.
Penggunaan mesin pompa hemat energi ini dikendalikan oleh kelompok-kelompok tani desa dengan jadwal penyiraman lahan yang diatur secara adil dan transparan. Melalui sistem pompadisasi pertanian yang modern ini, penurunan muka air tanah tidak lagi menjadi penghambat bagi para petani Kediri untuk tetap menggarap lahan pertanian mereka secara produktif. Tanaman cabai dan jagung unggulan Kediri tetap tumbuh subur dengan kualitas buah yang sangat segar dan lebat di tengah sengatan terik matahari kemarau.
Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan subsidi listrik dan perawatan berkala bagi mesin-mesin pompa air persawahan yang dikelola oleh organisasi pemakai air desa. Keberhasilan sistem pompadisasi pertanian terpadu ini berhasil menyelamatkan Kediri dari ancaman kelangkaan komoditas cabai nasional yang biasa memicu kenaikan angka inflasi harga bahan pangan. Pasokan cabai dan jagung dari Kediri tetap mengalir lancar menuju pasar-pasar induk di seluruh pulau Jawa secara stabil. Ekonomi petani Kediri melesat tinggi.
Para petani di Kabupaten Kediri menyambut sangat antusias dukungan teknologi pengairan pompa yang sangat efisien dan meringankan beban biaya kerja pertanian ini. Penggunaan pompa bertenaga surya membebas petani dari ketergantungan bahan bakar minyak yang mahal dan sulit didapat saat musim puncak pertanian. Kekompakan dan semangat gotong royong antar petani dalam mengelola fasilitas pompa air persawahan menciptakan iklim kemitraan desa yang sangat harmonis dan produktif.
Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus memperluas jaringan instalasi pompa air tenaga surya di seluruh wilayah persawahan rawan air serta membangun embung penampung air hujan baru. Riset pengembangan varietas benih pertanian tahan kering akan terus didorong bekerja sama dengan Balai Penelitian Tanaman Nasional. Kediri siap menjadi kabupaten agribisnis yang mandiri, modern, dan tangguh dalam mengamankan produksi pangan nasional dari dampak perubahan iklim.