Hari: 15 Mei 2025

Nikah Adat Jawa, Salma Salsabil dan Dimansyah Laitupa Bahagia

Kabar bahagia datang dari pasangan selebritas Salma Salsabil dan Dimansyah Laitupa yang telah resmi menikah dengan mengusung prosesi adat Jawa yang kental. Acara pernikahan yang digelar dengan khidmat dan penuh kehangatan ini berlangsung di Puri Agung Convention Center, Jakarta, pada Sabtu (25/1/2025). Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah kedua mempelai yang serasi dalam balutan busana pengantin adat Jawa.

Prosesi pernikahan adat Jawa yang dijalani Salma dan Dimansyah menampilkan berbagai ritual sakral dan simbolik. Mulai dari siraman yang melambangkan pembersihan diri, midodareni sebagai malam menjelang pernikahan, hingga ijab kabul yang menjadi inti dari pernikahan. Setiap tahapan acara dilalui dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh keluarga, kerabat, serta sahabat terdekat kedua mempelai.

Salma Salsabil terlihat anggun dalam balutan kebaya pengantin Jawa lengkap dengan paes ageng yang menghiasi wajahnya. Sementara itu, Dimansyah Laitupa tampak gagah mengenakan beskap dan blangkon khas Jawa. Busana pengantin yang dikenakan keduanya memancarkan aura kebahagiaan dan keserasian. Dekorasi pernikahan yang didominasi oleh ornamen-ornamen Jawa semakin menambah suasana sakral dan tradisional pada acara tersebut.

Acara pernikahan Salma dan Dimansyah juga dimeriahkan dengan alunan indah berbagai hiburan tradisional Jawa yang memukau, seperti lantunan musik gamelan yang syahdu dan menenangkan hati, serta suguhan tarian-tarian klasik Jawa yang anggun dan mempesona. Para tamu undangan yang hadir dalam acara berbahagia tersebut turut merasakan kehangatan cinta kedua mempelai dan menikmati secara langsung keindahan serta kekayaan budaya Jawa yang ditampilkan secara apik dalam setiap detail pernikahan tersebut.

Pernikahan Salma Salsabil dan Dimansyah Laitupa yang dengan bangga mengusung adat Jawa ini mendapat banyak pujian tulus dari warganet dan para penggemar setia mereka. Mereka menilai bahwa pasangan muda ini berhasil melestarikan serta mempromosikan kekayaan warisan budaya Indonesia yang begitu indah melalui upacara pernikahan mereka yang sakral.

Banyak yang mendoakan agar pernikahan Salma dan Dimansyah selalu langgeng, harmonis, dan diliputi kebahagiaan serta cinta yang abadi hingga akhir hayat. Selamat berbahagia untuk Salma dan Dimansyah!

Kecelakaan Matu Melibatkan 3 Kendaraan Besar di Kediri-Nganjuk

Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan besar terjadi di ruas jalan penghubung Kediri-Nganjuk, Jawa Timur. Insiden tragis ini menelan korban jiwa dan menimbulkan kerusakan parah pada kendaraan yang terlibat. Kecelakaan maut ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya kehati-hatian dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, terutama bagi pengemudi kendaraan berat.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis, 22 Mei 2025, sekitar pukul 10.30 WIB. Lokasi tepatnya berada di Jalan Raya Kertosono-Kediri, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, yang memang dikenal sebagai jalur padat kendaraan. Kecelakaan maut ini melibatkan sebuah truk kontainer, sebuah truk gandeng pengangkut pasir, dan sebuah bus antarkota antarprovinsi (AKAP).

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Bapak Sugiono (55), seorang pemilik warung makan di pinggir jalan, kejadian bermula saat truk kontainer yang melaju dari arah Nganjuk menuju Kediri tiba-tiba oleng dan menabrak pembatas jalan. “Truk kontainer itu seperti kehilangan kendali, lalu menabrak bagian depan bus yang melaju dari arah berlawanan, dan di belakang bus ada truk pasir yang tidak sempat mengerem,” jelas Sugiono saat dimintai keterangan oleh petugas.

Akibat tabrakan beruntun tersebut, sopir truk kontainer, Bapak Dedi (40), meninggal dunia di lokasi kejadian karena terjepit bodi kendaraan. Sementara itu, sopir bus dan beberapa penumpang mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk mendapatkan penanganan medis. Proses evakuasi korban dan bangkai kendaraan berlangsung dramatis dan memakan waktu beberapa jam, menyebabkan kemacetan panjang di ruas jalan tersebut.

Kasat Lantas Polres Kediri, AKP Teguh Wahyudi, mengonfirmasi insiden kecelakaan maut tersebut. “Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Dugaan awal penyebab kecelakaan adalah rem blong pada truk kontainer, namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegas AKP Teguh Wahyudi pada Kamis, 22 Mei 2025, sore. Ia juga mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya kendaraan besar, untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan dan mematuhi batas kecepatan demi keselamatan bersama.

© 2026 Harian Kediri

Theme by Anders NorenUp ↑