Aktivitas warga terganggu secara signifikan akibat sebuah pohon besar yang tumbang di salah satu jalan protokol di Kota Kediri. Peristiwa ini tidak hanya menyebabkan kemacetan lalu lintas yang parah tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan. Pihak berwenang setempat segera bergerak cepat untuk melakukan evakuasi pohon tumbang tersebut agar aktivitas warga terganggu tidak berlangsung lebih lama. Berikut adalah laporan lengkap mengenai kejadian ini dan upaya penanganan yang dilakukan.

Insiden pohon tumbang ini terjadi pada hari Jumat, 25 April 2025, sekitar pukul 06.30 WIB, di Jalan Ahmad Yani, Kota Kediri. Pohon jenis angsana yang diperkirakan berusia puluhan tahun tiba-tiba tumbang melintang di tengah jalan, diduga akibat kondisi pohon yang sudah lapuk dan ditambah dengan angin kencang yang terjadi pada dini hari. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah utara menuju selatan dan sebaliknya lumpuh total. Banyak warga yang hendak memulai aktivitas pagi mereka, seperti berangkat kerja atau mengantar anak sekolah, terjebak dalam kemacetan panjang. Aktivitas warga terganggu secara langsung karena akses jalan utama menjadi tertutup.

Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kediri menerima laporan kejadian ini sekitar pukul 06.45 WIB dan segera mengerahkan tim beserta peralatan pemotong pohon ke lokasi. Dibantu oleh beberapa anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota yang bertugas mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian, proses evakuasi pohon tumbang segera dimulai. Kepala Seksi Ruang Terbuka Hijau DLHK Kota Kediri, Bapak Ir. Bambang Sudarsono, M.Si., yang ditemui di lokasi kejadian menjelaskan bahwa pihaknya memperkirakan proses evakuasi akan memakan waktu beberapa jam mengingat ukuran pohon yang cukup besar.

Selama proses evakuasi berlangsung, pihak kepolisian melakukan pengalihan arus lalu lintas melalui jalan-jalan alternatif untuk mengurangi dampak kemacetan. Namun, kepadatan kendaraan tetap terjadi di beberapa ruas jalan di sekitar lokasi kejadian. Beberapa warga yang terburu-buru terpaksa mencari jalan pintas atau menunggu dengan sabar hingga proses evakuasi selesai. Dampak dari pohon tumbang ini tidak hanya dirasakan oleh pengguna jalan, tetapi juga oleh para pedagang di sekitar lokasi yang mengalami penurunan omzet karena sepinya pembeli. Aktivitas warga terganggu dalam berbagai aspek akibat kejadian ini.

Setelah bekerja keras selama kurang lebih tiga jam, tim gabungan dari DLHK dan dibantu oleh beberapa relawan akhirnya berhasil mengevakuasi pohon tumbang tersebut sekitar pukul 09.30 WIB. Sisa-sisa batang dan ranting pohon yang menghalangi jalan kemudian dibersihkan, dan arus lalu lintas di Jalan Ahmad Yani kembali normal secara bertahap. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya pemeliharaan rutin terhadap pohon-pohon di tepi jalan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali dan agar aktivitas warga terganggu di masa mendatang dapat dihindari. Pihak DLHK Kota Kediri berjanji akan melakukan pemeriksaan lebih intensif terhadap kondisi pohon-pohon besar di seluruh wilayah kota.