Pembukaan pengoperasian secara resmi Bandara Dhoho di Kediri kini menjadi pendorong utama yang memacu pertumbuhan pesat bisnis perhotelan di Jawa Timur. Bandara berstandar internasional ini membuka akses transportasi udara langsung yang menghubungkan wilayah Selingkar Wilis dengan berbagai kota besar di Indonesia. Kehadiran sarana transportasi udara ini mempermudah mobilitas para pelaku bisnis, wisatawan, dan jamaah umrah yang berkunjung ke kawasan Kediri dan sekitarnya. Kemudahan aksesibilitas ini berdampak langsung pada melonjaknya tingkat hunian kamar di berbagai hotel daerah.
Para pengusaha akomodasi menyambut gembira beroperasinya bandara baru ini dengan membangun berbagai jaringan hotel berbintang hingga penginapan bujet di Kediri. Kehadiran Bandara Dhoho menciptakan pasar konsumen baru yang membutuhkan sarana penginapan yang nyaman, bersih, dan berfasilitas lengkap dekat dengan lokasi bandara. Industri perhotelan berlomba-lomba menawarkan paket penginapan yang menarik yang terintegrasi dengan layanan antar-jemput bandara secara praktis. Pertumbuhan bisnis jasa akomodasi ini mengubah wajah kota Kediri menjadi kawasan tujuan wisata dan bisnis yang sangat dinamis.
Dampak dari maraknya bisnis penginapan ini membuka ribuan kesempatan lapangan kerja baru bagi generasi muda di Kabupaten dan Kota Kediri. Lulusan akademi pariwisata lokal diserap sebagai staf resepsionis, koki, pembersih kamar, hingga manajemen perhotelan secara profesional. Sektor industri pendukung seperti penyedia bahan makanan, jasa pencucian baju, dan transportasi lokal turut merasakan peningkatan pendapatan yang cukup signifikan. Roda perekonomian daerah berputar jauh lebih cepat berkat sinergi antara sektor transportasi udara dan industri pariwisata.
Pemerintah daerah setempat memanfaatkan momentum operasional bandara ini untuk menata dan mempromosikan berbagai destinasi wisata unggulan daerah secara masif. Wisata alam, sejarah, dan kuliner khas Kediri dikemas secara profesional agar menarik perhatian para penumpang pesawat yang baru mendarat di bandara. Peningkatan kualitas sarana jalan arteri menuju kawasan wisata dipercepat demi kenyamanan mobilitas para pengunjung selama berada di Kediri. Sinergi ini memperkuat posisi Kediri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur.
Ke depan, aktivitas penerbangan di Bandara Dhoho Kediri diprediksi akan terus mengalami kenaikan volume penumpang dan rute penerbangan baru secara konsisten. Bisnis perhotelan dan pariwisata akan terus tumbuh sejajar dengan kemajuan pembangunan sarana infrastruktur transportasi udara daerah. Kediri siap melangkah menjadi kota transit dan tujuan investasi yang sangat memperhitungkan di kancah nasional. Masa depan pertumbuhan ekonomi daerah kini semakin terbuka lebar seiring mengudaranya penerbangan dari bumi Kediri.