Masyarakat di sekitar kawasan cagar budaya Kediri baru-baru ini dikejutkan oleh sebuah fenomena supranatural yang sulit dijelaskan secara logika. Kabar mengenai adanya suara misterius dari dalam situs kuno Kediri mendadak viral setelah beberapa pengunjung merekam suara gumaman rendah dan dentingan logam yang terdengar jelas dari balik dinding batu candi saat hari mulai gelap. Rekaman audio yang beredar luas di berbagai grup percakapan tersebut memicu perdebatan sengit antara mereka yang percaya pada hal mistis dengan mereka yang mencari penjelasan ilmiah. Suasana situs yang sunyi di bawah naungan pohon-pohon besar semakin menambah kesan angker yang “bikin merinding”, membuat banyak orang penasaran sekaligus takut untuk mendekat saat malam tiba.

Secara teknis, para peneliti purbakala mencoba menganalisis bahwa suara misterius dari dalam situs kuno Kediri tersebut kemungkinan besar berasal dari fenomena akustik alami. Getaran udara yang melewati celah-celah sempit batuan candi atau gesekan antar batu akibat perubahan suhu yang ekstrem di malam hari seringkali menciptakan bunyi-bunyi frekuensi rendah yang terdengar seperti suara manusia. Meskipun penjelasan ilmiah ini masuk akal, banyak warga lokal tetap mengaitkannya dengan keberadaan penjaga gaib peninggalan kerajaan masa lalu yang ingin menunjukkan eksistensinya. Kontroversi antara fakta fisik dan keyakinan spiritual inilah yang justru membuat situs tersebut semakin populer dan banyak didatangi oleh tim peneliti maupun pencinta misteri dari luar daerah.

Reaksi netizen terhadap video viral yang menangkap suara misterius dari dalam situs kuno Kediri sangatlah beragam, mulai dari yang merasa takut hingga yang ingin membuktikan kebenaran kabar tersebut secara langsung. Banyak konten kreator misteri yang mencoba melakukan siaran langsung di lokasi untuk menangkap fenomena tersebut, yang secara tidak langsung meningkatkan pengawasan terhadap situs agar tetap terjaga dari kerusakan. Pihak kepolisian dan juru pelihara situs menghimbau agar masyarakat tetap menjaga kesopanan dan tidak melakukan aktivitas yang melanggar aturan di dalam area sakral tersebut. Fenomena ini menjadi pengingat bagi kita bahwa kekayaan sejarah nusantara seringkali dibalut dengan tabir misteri yang membuat kita lebih menghargai warisan leluhur.