Sebuah peristiwa pilu dan keji menimpa seorang ibu di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Usai mengunjungi anaknya yang sedang menimba ilmu di sebuah pondok pesantren, ibu diperkosa oleh dua orang pria tak dikenal. Kasus ini sontak membuat geram masyarakat dan kini tengah dalam penanganan serius pihak kepolisian setempat.
Menurut keterangan resmi dari Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kediri, Ajun Komisaris Besar Polisi Arif Kurniawan, S.I.K., M.H., peristiwa ibu diperkosa ini terjadi pada hari Sabtu, 19 April 2025, sekitar pukul 16.00 WIB di area persawahan yang terletak tidak jauh dari lingkungan Pondok Pesantren Al-Barokah di Kecamatan Grogol, Kediri. Korban diketahui berinisial ST (42 tahun), warga Kecamatan Mojo, Kediri.
AKBP Arif Kurniawan menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari korban pada hari Minggu, 20 April 2025, pagi. Dalam laporannya, korban menceritakan kronologi kejadian yang mengerikan tersebut. Setelah selesai menjenguk anaknya di pesantren, korban hendak kembali ke rumah dengan berjalan kaki karena lokasi pesantren yang tidak terlalu jauh dari jalan utama. Namun, di tengah perjalanan melalui area persawahan yang sepi, korban tiba-tiba dicegat oleh dua orang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor.
“Korban mengaku dipepet oleh dua orang pelaku yang kemudian memaksa korban untuk mengikuti mereka ke tempat yang lebih terpencil di area persawahan tersebut. Di sanalah, korban mengalami tindakan ibu diperkosa oleh kedua pelaku secara bergilir,” ujar AKBP Arif Kurniawan dalam konferensi pers di Mapolres Kediri pada hari Minggu, 20 April 2025, pukul 15.00 WIB.
Lebih lanjut, AKBP Arif Kurniawan mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti serta keterangan saksi-saksi. Tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri saat ini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap kedua pelaku berdasarkan ciri-ciri yang telah diidentifikasi oleh korban.
“Kami telah membentuk tim khusus untuk segera menangkap kedua pelaku. Kami mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini atau mengenali ciri-ciri pelaku untuk segera melapor kepada pihak kepolisian,” tegas AKBP Arif Kurniawan. Pihaknya juga telah memberikan pendampingan psikologis kepada korban untuk membantu memulihkan trauma yang dialaminya.
Kasus ibu diperkosa ini menjadi perhatian serius Polres Kediri. Pihak kepolisian berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman yang setimpal kepada para pelaku. Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya meningkatkan keamanan dan kewaspadaan, terutama di area-area yang rawan dan sepi. Polres Kediri mengimbau kepada masyarakat, khususnya wanita, untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas sendirian, terutama di tempat yang terpencil.