Perjalanan sejumlah kereta api di wilayah Jombang, Jawa Timur, mengalami gangguan akibat insiden sebuah truk bermuatan batu bara yang truk terguling melintang di perlintasan rel. Peristiwa ini terjadi di perlintasan tanpa palang pintu yang terletak di Dusun Bakalan, Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Senin pagi, 14 April 2025, sekitar pukul 05.30 WIB.

Akibat truk terguling melintang tersebut, jalur kereta api menjadi tertutup total, menyebabkan penundaan keberangkatan dan kedatangan beberapa jadwal kereta api yang melintasi jalur Surabaya-Madiun dan sebaliknya. Petugas kepolisian dari Polsek Mojoagung dan tim dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VII Madiun segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Kapolsek Mojoagung, Kompol Gatot Setyo Budi, S.H., saat dikonfirmasi di lokasi kejadian menjelaskan bahwa truk dengan nomor polisi L 9876 UV yang dikemudikan oleh seorang pria bernama Suprianto (42 tahun), diduga mengalami masalah teknis pada saat melintasi rel. “Menurut keterangan saksi mata dan hasil olah TKP awal, diduga truk mengalami patah as roda saat melintasi rel tanpa palang pintu ini, sehingga mengakibatkan truk terguling melintang dan muatan batu bara tumpah ke jalur kereta,” ujar Kompol Gatot.

Evakuasi truk terguling melintang beserta muatan batu bara menjadi prioritas utama untuk segera memulihkan jalur kereta api. Beberapa alat berat dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengangkat badan truk dan membersihkan tumpahan batu bara dari rel. Proses evakuasi diperkirakan memakan waktu beberapa jam.

PT KAI Daop VII Madiun melalui Kepala Humasnya, Ibu Ana Ratnawati, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan kereta api yang terjadi akibat insiden ini. “Kami mengimbau kepada masyarakat dan para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak berpalang pintu. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan pastikan kondisi kendaraan prima,” imbau Ibu Ana. Pihak KAI juga menginformasikan bahwa keterlambatan perjalanan kereta api akan terus diupdate melalui saluran informasi resmi PT KAI.

Insiden truk terguling melintang di rel kereta api ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang. Perlintasan tanpa palang pintu memiliki risiko kecelakaan yang lebih tinggi, sehingga kewaspadaan dan kehati-hatian dari pengguna jalan sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan ini.