Kawasan Kediri tidak hanya menyimpan keindahan kriya tenun Kediri, tetapi juga memendam peninggalan purbakala yang sarat akan nilai sejarah Nusantara. Keberadaan Candi Surowono di Pare menjadi bukti keagungan arsitektur kuno era Kerajaan Majapahit yang sangat eksotis dan memikat. Bangunan suci berbahan dasar batuan andesit ini didirikan sebagai tempat pendharmaan bagi Wijayarajasa, Raja Wengker yang berpengaruh. Meskipun kini tersisa bagian kaki candi, keindahan relief yang terpahat pada dinding batu tetap memancarkan estetika tinggi.

Keunikan arsitektur candi peninggalan bersejarah ini terletak pada pahatan relief cerita yang terukir sangat mendetail di setiap sisi dindingnya. Relief memuat naskah sastra klasik seperti Arjuna Wiwaha, Sri Tanjung, dan Bubuksah yang kaya akan ajaran filosofi moral kehidupan. Ukiran figur manusia dan flora fauna dipahat dengan gaya pewayangan tipis yang membutuhkan kecermatan tinggi saat pembuatannya. Para pengunjung dapat menikmati keindahan narasi visual masa lalu sembari mempelajari makna kearifan lokal yang tersimpan.

Struktur kaki candi yang berbentuk persegi memiliki pelataran cukup luas dengan tangga masuk yang menghadap ke arah barat. Sisa-sisa bagian tubuh dan atap candi yang runtuh tertata rapi di sekitar area halaman hijau komplek situs purbakala. Penataan taman lingkungan yang asri dan bersih di sekitar candi memberikan suasana tenang bagi para wisatawan yang datang berkunjung. Kebersihan area komplek bersejarah ini selalu terjaga berkat perawatan rutin dari petugas juru pelihara situs.

Daya tarik tambahan di sekitar lokasi peninggalan purbakala ini adalah keberadaan lorong terowongan air bawah tanah kuno yang misterius. Terowongan air yang terbuat dari susunan batu bata tersebut dahulu berfungsi sebagai saluran irigasi pertanian masa kerajaan. Pengunjung yang menyukai petualangan dapat menyusuri lorong air sejuk ini dengan didampingi pemandu lokal yang berpengalaman. Kombinasi wisata sejarah dan petualangan terowongan ini memberikan pengalaman berkunjung yang lengkap dan unik.

Lokasi situs purbakala ini sangat mudah diakses oleh wisatawan karena berada tidak jauh dari kawasan pusat pembelajaran bahasa Pare. Banyak pelajar serta wisatawan domestik memanfaatkan waktu luang mereka untuk belajar sejarah langsung di komplek bangunan suci ini. Pengelola menyediakan papan informasi yang cukup jelas guna menjelaskan latar belakang sejarah penemuan dan peninggalan candi secara informatif. Kehadiran fasilitas edukasi ini membantu meningkatkan pemahaman pengunjung mengenai keagungan peradaban masa lalu.

Pelestarian komplek Candi Surowono terus didukung oleh pemerintah daerah dan balai pelestarian kebudayaan demi menjaga keaslian batuan purbakala. Kegiatan penelitian arkeologi berkala terus dilakukan guna mengungkap lebih banyak fakta sejarah yang belum terpetakan sepenuhnya. Kesadaran masyarakat sekitar dalam memelihara kelestarian situs turut memastikan peninggalan abad ke-14 ini tetap berdiri kokoh. Pesona arsitektur kuno Kediri ini akan terus menjadi warisan budaya yang tak ternilai harganya.

==================================================