Kabar duka dan tindakan kekerasan kembali menggemparkan wilayah Kediri, Jawa Timur. Seorang wanita dibunuh secara brutal tepat di depan kamar rumah pacarnya sendiri. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat dini hari, 25 April 2025, sekitar pukul 01.30 WIB di sebuah rumah kontrakan yang terletak di Desa Sambirejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri.
Korban yang diketahui bernama Ayu Lestari (24 tahun), ditemukan oleh pacarnya, Roni (25 tahun), saat ia hendak keluar rumah. Ayu ditemukan tergeletak di depan pintu kamar dengan luka parah akibat senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya. Sontak, Roni berteriak histeris dan meminta bantuan warga sekitar yang kemudian melaporkan kejadian wanita dibunuh ini ke Polsek Gampengrejo.
Petugas dari Polsek Gampengrejo yang segera tiba di lokasi kejadian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengidentifikasi korban. Tim Inafis Polres Kediri juga diterjunkan untuk membantu proses identifikasi dan mengumpulkan barang bukti. Berdasarkan hasil olah TKP awal, diduga kuat wanita dibunuh ini merupakan korban pembunuhan berencana.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gampengrejo, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Soni Suhartanto, dalam keterangan persnya pada Jumat pagi, 25 April 2025, membenarkan adanya kasus wanita dibunuh tersebut. “Kami sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik pembunuhan ini. Beberapa saksi, termasuk pacar korban dan warga sekitar, telah kami mintai keterangan,” ujar AKP Soni Suhartanto di lokasi kejadian.
Warga sempat mendengar teriakan korban meskipun hanya sebentar, Tak lama ada beberapa warga langsung menuju rumah pelaku.
Jenazah wanita dibunuh tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian dan jenis senjata tajam yang digunakan pelaku. Pihak kepolisian belum dapat memberikan informasi lebih detail mengenai identitas pelaku maupun motif pembunuhan ini demi kelancaran proses penyelidikan. Kasus wanita dibunuh ini menimbulkan keresahan di kalangan warga setempat dan pihak kepolisian berjanji akan segera mengungkap kasus ini secepat mungkin serta menangkap pelakunya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.