Kota Kediri memiliki kekayaan seni pertunjukan yang sangat khas, yakni kesenian Jaranan yang di dalamnya terdapat unsur Mengulik Ritual Musik Kendang yang sangat dominan. Jaranan bukan sekadar tari kuda lumping biasa, melainkan sebuah bentuk teater tari yang sarat akan unsur magis dan kekuatan fisik yang luar biasa. Ritual musik kendang menjadi nyawa dari tarian ini, karena setiap pukulan dan ritmenya menentukan kondisi mental para penari, apakah mereka sedang dalam kendali sadar atau tengah memasuki dunia trans yang sakral dan penuh dengan tantangan spiritual.

Proses Mengulik Ritual Musik Kendang Jaranan ini memerlukan keahlian khusus dari para penabuhnya, yang harus memahami setiap jeda dan ketukan sebagai komunikasi dengan para penari. Kostum yang dikenakan oleh para penari Jaranan juga memiliki detail yang sangat rumit, mencerminkan identitas budaya Kediri yang kental akan nuansa kerajaan masa lalu. Perpaduan antara busana berwarna mencolok dengan gemerincing lonceng yang melekat di tubuh penari menciptakan ritme audio-visual yang sangat intens, menarik perhatian siapa saja yang menontonnya untuk tetap terpaku pada setiap gerakan yang dipentaskan di panggung tradisional maupun di lapangan terbuka.

Keunikan dari pementasan ini adalah bagaimana musik kendang mampu memicu adrenalin baik penari maupun penonton yang menyaksikan secara langsung. Di balik kemeriahan setiap aksinya, Mengulik Ritual Musik Kendang Jaranan juga menyimpan nilai filosofis mengenai perjuangan manusia dalam mengendalikan hawa nafsu dan amarah. Penari yang mampu menaklukkan kuda lumping di tengah dentuman musik yang agresif dianggap sebagai simbol manusia yang berhasil menaklukkan sisi liar dalam dirinya. Oleh karena itu, kesenian ini selalu menjadi primadona dalam setiap perayaan rakyat di Kediri, baik itu pesta panen atau perayaan hari-hari besar daerah lainnya.

Masa depan seni Jaranan Kediri sangat cerah jika dikelola dengan baik oleh generasi muda yang tetap menghormati pakem tradisionalnya. Dengan terus Mengulik Ritual Musik Kendang Jaranan secara konsisten, kita telah turut menjaga warisan seni yang memiliki kedalaman nilai spiritual dan keindahan gerak yang tak ternilai harganya. Menghargai setiap ritme kendang dalam setiap pementasan Jaranan adalah bentuk apresiasi kita terhadap para seniman yang mendedikasikan hidupnya untuk melestarikan budaya bangsa. Semoga kesenian Jaranan terus berjaya dan menjadi ikon kebanggaan masyarakat Kediri yang mampu menarik wisatawan dunia untuk datang menyaksikan keajaiban magis tersebut secara langsung.