Warga Kediri berhasil menggagalkan upaya culik wanita yang dilakukan oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayah angkat korban. Kejadian ini sontak membuat geger warga sekitar dan menjadi viral di media sosial.
Kronologi Kejadian
- Pada tanggal 3 Agustus 2024, di Jalan Veteran, Mojoroto, Kota Kediri, seorang wanita muda berinisial M (29) nyaris menjadi korban culik wanita.
- Korban M, yang merupakan warga Bandar Lor, Kota Kediri, sebelumnya berkenalan dengan seorang pria bernama Toni melalui media sosial.
- Setelah berkenalan selama kurang lebih satu bulan, korban M diajak bertemu oleh Toni di Taman Sekartaji, Kota Kediri.
- Saat korban M tiba di lokasi, Toni telah menunggunya di dalam mobil Innova berwarna putih.
- Korban M kemudian masuk ke dalam mobil tersebut.
- Namun, saat mobil melaju di Jalan Veteran, korban M tiba-tiba dijerat dengan tali dari arah belakang.
- Korban M berteriak meminta tolong dan berusaha melawan.
- Teriakan korban M didengar oleh warga sekitar yang segera datang untuk membantu.
- Warga berhasil mengamankan empat orang pria yang berada di dalam mobil tersebut, termasuk Toni.
- Salah satu pelaku, yang kemudian diketahui berinisial S, mengaku sebagai ayah angkat korban M.
Tindakan Pihak Kepolisian
- Pihak kepolisian segera tiba di lokasi kejadian setelah mendapat laporan dari warga.
- Polisi mengamankan keempat pelaku dan membawa mereka ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.
- Polisi juga mengamankan barang bukti berupa mobil Innova putih dan tali yang digunakan pelaku untuk menjerat korban.
- Pihak kepolisian menemukan cairan kecubung milik terduga pelaku.
- Motif dari tindakan culik wanita ini, di pastikan karena asmara.
Informasi Tambahan:
- Kapolres Kediri Kota, AKBP Wahyudi, menyatakan bahwa pihaknya akan menyelidiki kasus ini secara tuntas.
- Pihak kepolisian mendalami mengenai provokasi yang dilakukan melalui media sosial.
- Korban M mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap orang yang baru dikenal, terutama melalui media sosial.